Suntik Meningitis di KKP Halim Perdanakusuma
Sekedar berbagi cerita yah, kemarin saya ngantar Emak sama Bapak untuk vaksin meningitis di KKP Halim, Alhamdulillah lancar meskipun sempet galau. Kenapa galau? Dulu pas tahun 2015 juga pernah mau vaksin di KKP Halim (yang di jalan Jengki) saya datang sekitar jam 04.30 Wib dan ternyata formulir sudah habis dari jam 3.00 (kata Pak Satpam), ya Alhamdulillah bisa vaksin juga akhirnya meskipun di Cengkareng dan daftar jam 8 pagi di vaksin jam 3 sore. Nah berhubung di DKK Bogor juga sudah gak terima vaksin lagi jadi untuk yang mau vaksin dari Bogor, ya paling dekat di KKP Halim ini.
Saya coba tanya-tanya temen kantor yang tahun kemarin umroh dan ternyata katanya sekarang sudah bisa online (dalam hati Alhamdulillah setidaknya kalau pun nunggu lama pasti bisa vaksin hari itu juga). Lalu coba buka websitenya :
(harus dibuka di laptop atau komputer, karena kalau di Hp gak bisa pilih untuk wilayah kerjanya) dan nanti kita diminta isi formulir online, upload scan paspor dan pilih taggal pelayanan seperti dibawah ini tampilannya:
Setelah isi form online nanti ada balasan dari pihak simkespel.kemenkes.go.id seperti dibawah ini:
Lalu file lampiran di download dan di print. Tanda terima dan formulir pendaftaran online vaksin internasional nanti dibawa dengan syarat-syarat lain seperti:
- Pasphoto 4x6 1 lembar
- Photocopy KTP 1 lembar
- Photocopy Paspor 1 lembar
Step selanjutnya, datang ke KKP Halim di hari yang ditentukan, jamnya kalau bisa pagi aja sekitar jam 8 atau jam 9 sudah di KKP (ya ampuuuuun beda banget dengan beberapa tahun lalu suasananya, gak sumpek, gak padet, gak berasa paling menderita gitu liat antriannya dan masih banyak bangku kosong, dunia serasa lega banget hahahahaha). Kami kemarin dari Bogor berangkat dengan Commuter Line turun di Stasiun Duren Kalibata lalu nyambung dengan Go Car ke KKP Halim yang jaraknya ternyata cukup dekat sekitar 5 km-an dengan tarif 10.000 rupiah (Ya ampun naik taksi cuma 10 ribu aja bertiga...senengnya emak-emak ya murah dan berkualitas hahahahaha).
Sampai KKP Halim sekitar jam 9.15 Wib kita ke satpam yang di kanan pintu terus dikasih lagi isian tentang riwayat peyakit saya semua isi tidak hahaha karena Emak sama Bapak gak ada yang sakit, gak ada alergi dan gak ada yang hamil (Emak saya maksudnya, kalau bapak saya hamil kan ngeri juga). Semua persyaratan kecuali photo yang dibalikin sama bapak satpam di taruh di kotak yang bertuliskan ONLINE di bagian pendaftaran, nanti nama kita dipanggil. Setelah nama dipanggil nanti berkas yang tadi plus nomor antrian dan slip untuk pembayaran Bank BRI dikasih lagi (alhamdulillah lagi, nomor antian kami no 21 dan 23, lupa gak foto-foto). Setelah antri bayar, Bapak ngopi, Emak cemas nunggu antrian, saya main handphone. Selang beberapa menit nomor antrian kami dipanggil tapi di ruang vaksinasi 3, kalau yang daftar manual di aksin di ruang vaksinasi 1 dan 2. Ternyata tak lebih dari 5 menit Bapak keluar dari ruangan dengan membawa buku kuningnya (UWOOOOOOW cepet amaaaaaat, tak seperti dulu waktu ..... ah sudahlah), tak selang berapa lama Emak pun keluar. Alhamdulillah ya Allah, Kau beri kemudahan pada kami. Jam 9.35 Wib kami sudah menuju Stasiun Duren Kalibata untuk kembali pulang ke Bogor.
Alhamdulillah... Senang sekali rasanya. Andai semua pelayanan di Indonesia bisa semudah, secepat dan selancar ini. Semoga bisa yak Aamiin.
Catatan:
- biaya vaksin meningitisnya Rp. 305.000,- yang dibayarkan di Bank BRI dekat tangga
- alamat KKP Halim di Jl. Jengki No. 48 Kel. Kebon Pala, Kec. Makasar Jakarta Timur
Semoga bermanfaat yah...



makasih infonya kakak 😘
BalasHapus